Keyakinan pesepakbola putri Australia

Pemain sepak bola perempuan asal Australia, Assmaah Heelal, saat melakukan soccer clinic bersama para murid di SMP Muhammadiyah 22, Pamulang, Tangerang Selatan (Dok. Australian Embassy)
Share on facebook
Share on google
Share on pinterest
Share on twitter
Share on whatsapp
Fahmi Syahirul Alim

Fahmi Syahirul Alim

Manajer Program ICIP, kader muda Muhammadiyah, delegasi Pertukaran Tokoh Pemuda Muslim Indonesia Australia 2017.

Tangerang Selatan—Kedutaan Besar Australia di Jakarta bekerja sama dengan Indonesian Centre for Islam and Pluralism (ICIP) menyelenggarakan klinik kepelatihan sepak bola di beberapa kota di Indonesia, mulai tanggal 18 – 28 Mei 2015. Sekalian itu, kegiatan ini memberikan kesempatan belajar Bahasa Inggris bagi siswa perempuan.

Kick-off kegiatan tersebut dilakukan di SMP Muhamadiyah 22, Pamulang Barat, Senin (18/5/2015). Hadir dalam acara tersebut salah seorang pesepakbola putri profesional asal Australia, Asmaah Helal.

“Kami ingin memberikan kegiatan positif terhadap anak perempuan Indonesia,” ujar Farinia Fianto, Direktur Pelaksana ICIP.

Farinia berharap program yang dijalankan ICIP bisa mempromosikan sepak bola di kalangan perempuan dengan efektif dan dapat berkelanjutan. ” Kami ingin memopulerkan sepak bola di kalangan perempuan. Kami akan monitor dan evaluasi ke sekolah-sekolah, sehingga ada keberlanjutan dari program ini,” kata Farinia.

Soccer clinic ini dipimpin langsung oleh Asmaah. Dia merupakan kapten kesebelasan Liga Primer Perempuan di Universitas New South Wales dan juga koordinator Football United, yaitu sebuah gerakan yang menggunakan sepak bola untuk pembangunan sosial.

Asmaah menjelaskan, sepak bola bisa menjadi sarana untuk menyatukan semua orang di dunia. “Sepak bola adalah olahraga yang bisa menjadi bahasa universal bagi semua orang di dunia. Kita bisa satukan semua kebudayaan melalui sepak bola,” kata Asmaah yang memiliki keturunan Mesir.

Dia pun optimistis terhadap prospek sepak bola perempuan di Indonesia. “Saya melihat adanya dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap program ini. Anak-anak juga sangat menikmati acara ini,” kata Asmaah.

Rencananya, Asmaah akan mengunjungi beberapa universitas dan pesantren terkemuka di Tangerang, Jakarta, Bogor, Cirebon, dan Makassar, untuk bermain sepak bola bersama para pelajar dan berbagi pengalaman sebagai pemain sepak bola muslim perempuan.

Sumber: Kompas

Share on facebook
Share on google
Share on pinterest
Share on twitter
Share on whatsapp